Mengenai Saya

Rabu, Maret 31, 2010

tugas minyak bumi

A. PENGERTIAN

Minyak bumi (crude oil) adalah campuran secara alami dari berbagai unsur hidrokarbon yang terdapat dalam fase cair di reservoir di bawah permukaan tanah dan tetap cair pada tekanan atmosfer di atas permukaan, meskipun telah melalui fasilitas pemisahan diatas permukaan . Secara kimia, minyak bumi adalah suatu senyawa yang pada umumnya terdiri atas 80-85% unsur karbon (C) dan 15-20% unsur hidrogen (H) dan unsur- unsur lainnya berupa oksigen, nitrogen, dan sulfur dlm jumlah sampai 5%.
Sedangkan gas alam adalah semua jenis hidrokarbon yang berupa gas ddan dihasilkan dari sumur dan tambang.
Contoh minyak bumi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu LPG dan LNG. LPG (liquid petroleum gas) merupakan campuran gas propana ( H8) dan butana( ) berwujud cair dan setelah dikeluarkan dari tabungnya berbentuk gas yang lebih berat dari udara. Sedangkan LNG (liquefiend natural gas) adalah gas alam cair dengan komponen utama metana (CH4) dan etana (C2H6,) yang didinginkan hingga temperature -1600 pada tekana atmosfer,sehinnga volum gas akan mengecil sampai ,yang diginakan sebagai bahan bakar.

B. TERBENTUKNYA MINYAK BUMI

Teori mengenai asal terjadinya minyak bumi yaitu TEORI ORGANIK, yang menyatakan minyak bumi terjadi dari peruraian senyawa-senyawa organic yang berasal dari jasad hewan dan tumbuhan yang mati dan tertimbun di bawah endapan lumpur. Endapan lumpur ini kemudian dihanyutkan oleh arus sungai dan bergbung dengan zat organic lainnya dari daratan. Dengan pengaruh waktu,temperature tinggi, tekanan dan beban lapisan batuan diatas jasadnya gabungan zat organic tersebut berubah menjadi bintik-bintik dan gelembung minyak. Serta akibat pengaruh yang sama endapan lumpur berubah menjadi batuan sedimen. Batuan lunak yang berasal dari lumpur yg mengandung bintik-bintik minyak tersebut dikenal sebagai batuan induk (source rock). Kemudian minyak dan gas ini akan pindah mnuju tempat yang bertekanan lebih rendah dan akhirnya terakumulasi di tempat yang disebut perangkap.
Perangkap tersebut mengandung :
∆ minyak,gas,dan air
∆ minyak dan air
∆ gas dan air
Akibat perbedaan berat jenis, apabila ketiganya berada dalam suatu perangkap dan dalam keadaan stabil,gas berada di atas, minyak di tengah dan air di bawah. Gas yang terdapt bersama-sama minyak bumi disebut associated gas,sedangkan gas yang sendiri dalam perangkap disebut nonassociated gas.
Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan sehingga perlu dihemat dalam pemanfaatannya. Disebabkan oleh :
Ü pembentukannya membutuhkan waktu yang sangat lama
Ü merupakan SDA yang tidak dapat diperbarui
Ü jumlahnya sangat terbatas
Ü memerlukan teknologi yang tinggi untuk penangannya,berisiko tingi dan padat
modal
Minyak bumi dan gas memiliki arti penting dalam kebutuhan ekonomi bangsa,yaitu :
a) Sumber energi dalam negri
b) Sumber penerimaan devisa Negara
c) Bahan baku industri
d) Wahana alih teknologi
e) Sifatnya mendukung pengembangan wilayah
f) Membuka lapangan kerja

C. CARA MENDAPATKAN MINYAK BUMI

Pengolahan minyak secara garis besar dibagi menjadi 2 tahap. Pengolahan tahap pertama merupakan pemisahan minyak bumi ke dalam fraksi-fraksinya berdasarkan perbedan titik didih (distilasi bertingkat).
1) Fraksi pertama ,menghasilkan gas ,merupakan fraksi yang paling ringan. Gas ini dapat digunakan sebagai bahan bakar kilang dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam mengolah dan nilai tambah suatu produk lain.
2) Fraksi kedua disebut nafta.,dijadikan premium(bensin) atau produk ptrokimia lainnya.
3) Fraksi ketiga,disebut sebagai fraksi tengah digunakan sebagai bahan dasar kerosin untuk keperluan rumah tangga dan dapat dibuat sebagai avtur untuk bahan bakar pesawat jet.
4) Fraksi keempat,disebut sebagai solar, digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel
5) Fraksi kelima,merupakan residu dapat dijual langsung atau diolah pad tahap kedua sehingga menghasilkan produk yang punya nilai ambah
Fraksi kelima ini terdiri dari molekul-molekul hidrokarbon besar yang harus dipecah menjadi molekul-molekul kecil dalam unit yang dinamakan cracking unit. Selain itu dapat diolah dengan penyulingan hampa sehingga menghasilkan residu yang lebih berat dan distilat. Residu yang lebih berat = aspal,dan distilat bila diolah lebih lanjut menghasilkan minyak pelumas dan liin.

Fraksi JumLah atom C Trayek titik didih (°C) Kegunaan
Petroleum gas 1-4 < 25 Bahan bakar kompor gas
Bensin 5-10 35-75 Bahan bakar kendaraan bermotor
Nafta 8-12 70-170 bahan dasar industri kimia
Kerosin / Parafin 10-14 170- 250 Bahan bakar pesawat jet,penerangan,kompor minyak tanah
Minyak diesel 15-25 250- 340 Bahan bakar mesin diesel
Minyak Pelumas 19-35 340- 500 Pelumas
Aspal > 40 > 500 Lapisan permukaan jalan raya
Sedangkan untuk mendapatkan berbagai jenis bahan bakar minyak dan non-bahan bakar minyak dalam jumlah besar dan mutu yang lebih baik menggunakan pengolahan tahap kedua(lanjutan).
Fraksi minyak bumi yang paling banyak kegunaanya adalah bensin atau iso oktana (2,2,4 trimetil pentana). Bensin dihasilkan dari proses distilasi biasanya ditambah zat lainnya untuk mendapatkan campuran yang punya efisiensi pembakaran tinggi. Efisiensi ini diukur dengan suatu besaran yanga disebut dgn bilangan oktana.
Bilangan oktana menunjukkan persentase volum dari 2,2,4-trimetil pentana (iso-oktana) dalam campuran 2,2,4-trimetilpentana dan n-heptana yang memberikan daya letup sama seperti bensin yang diuji. Bensin yang buruk punya bilangan oktana 0,dan bensin yang baik punya bilangan oktana 100. semakin besar bilangan oktananya,semakin baik proses pembakaran dalam mesin kendaraan. Untuk mencegah pemanasan yang terlalu cepat pada mesin kendaraan, bensin ditambah tetra etil lead (TEL) dgn rumus molekul Pb(C2H5)4.
Agar hasil pembakaran tidak tertimbun dalam mesin maka ditambahkan 1,2-dibromo metana ke dalam bensin sehingga pada pembakaran dihasilkan PbBr2 yang mudah menguap dan bebas ke udara. Namun kerugian dari proses ini yaitu terjadinya pencemaran udara oleh timbal (Pb).
Fraksi bensin juga dapat diperoleh dari proses cracking (proses perengkahan) yaitu pemutusan pada hidrokarbon yg rantainya panjang. Proses ini dilakukan pada suhu 500°C dan tekanan 25 atm.




D. SENYAWA HIDROKARBON DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

∆ Aspal,kandungan utamanya yaitu,senyawa karbon jenuh dan tak jenuh, alifatik dan aromatik yang punya atom sampai 150/molekul. Kegunaan utamanya sebagai sebagai pelapis jalan. Selain itu juga untuk melapisi tanggul, pelapis tahan air, sebagai bahan isolasi , pelapis antikorosi pada logam dan juga sebagai bahan campuran pada pembuatan briket batubara.
∆ Lilin, terbuat dari paraffin wax (campuran dari hidrokarbon jenuh dgn massa molekul yang besar ). Kegunaannya yaitu,sebagai cadangan penerangan,kertas lilin pembungkus, bahan baku semir, pengilap lantai dan mebel.
∆ Plastik, dibuat dari gabungan beberapa senyawa etana dan propana.
Kegunaannya yaitu,sebagai bahan baku alat-alat rumah tangga, pembungkus makanan, pembuatan botol plastik, tali dan kabel.
∆ Metanol, terbentuk dari reaksi metana debgan asam sulfat (65% sulfur trioksida). Kegunaannya yaitu, lem untuk industri plywood, bahan bakar kendaraan bermotor, bahan bakar pesawat, dan sebagai bahan bakar untuk industri protein sintetis dengan fermentasi berkesinambungan.
∆ Solvent/ Pelarut,terbuat dari terpentin (campuran hidrokarbon lingkar ).
Kegunaannya yaitu, pengencer cat, vernis, warna cetakan industri tekstil (printing), bahan pembersi, dan bahan baku pestisida .
∆ Kimia pertanian,kegunaannya yaitu, bahan perekat, perata pestisida, penutup luka tanaman, dan pencegahan terhadap pengeringan bidang sadap.

E. DAMPAK PEMBAKARAN BAHAN BAKAR TERHADAP LINGKUNGAN

Dampaknya yaitu dapat menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Bahan-bahan pencemar lingkungan yaitu :

a) Karbon monoksida (CO)
Merupakan gas yang tidak berwarna ,tidak berbau, tidak berasa ataupun merangsang. Gas CO adalah racun bagi manusia dan hewan karna dapat membentuk persenyawaan dengan hemoglobin (HbCO) dalam darah. Sehingga dapat menyebabkan sesak napas, keracunan dan pingsan. Sumber gas CO yaitu pembakaran yang tidak sempurna dari bahan bakar minyak bumi, contohnya oktana.

b) Karbon dioksida (CO2)
Sumber gas CO2 yaitu berasal dari pembakaran minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Pengaruh CO2¬ terhadap global warming yaitu mengakibatkan suhu udara di bawah lapisan gas CO2 dan di permukaan bumi smakin tinggi,yang akan berpengaruh pada makhluk hidup (efek rumah kaca). Untuk mengurangi pencemaran oleh CO2 yaitu dengan melakukan penghijauan. Reaksi pembakaran sempurna dari batu bara dan komponen minyak bumi adalah sebagai berikut :

1) Pembakaran batu bara
2 C(s) + O2 (g) 2 CO(g) kJ
2 CO(s) + O2(g) 2 CO2(g) kJ
2) Pembakran minyak bumi
4 CH(g) + 5 O2(g) 4 CO2(g) + 2 H2O(g)

c) Belerang oksida (SO2 dan SO3)
Terbentuk dari oksidasi atau pembakaran belerang yg terlarut dalam bahan bakar minyak bumi serta belerang yang terkandung dalam bijih logam yg diproses dalam industri tambang. Reaksi dari bahan bakar yang mengandung belerang yang dibakar menghasilkan gas oksida belerang yaitu :
S(g) + O2(g) SO2(g)
Akibat dari SO2 dan SO3 yaitu terjadinya hujan asam yang dapat merusak tumbuhan serta menghirup kedua gas tersebut dapat menyebabkan gangguan pernafasan.

d) Oksida nitrogen (NO dan NO2)
Terbentuk dari oksida NO dan ozon secara perlahan. Gas ini dapat menyebabkan kanker dan kematian dalam waktu singkat saat menghirup secara berlebihan. Untuk mencegah penyebaran gas ini, pada cerobong asap ditambahkan katalis logam nikel sebagai konventer untuk mengubah gas buangan tsb menjadi tidak berbahaya di udara.

e) Pencemaran partikel-partikel padat (butiran)
Partikel-partikel yang dimaksud yaitu debu dan asap. Berasal dari pembakaran bahan bakar pabrik, industri yang dapat menyebabkan gangguan pernafasan pada manusia dan mengganggu fotosintesis pada tumbuhan. Dan bensin yang dicampur dengan TEL (tetra etil lead) menyebabkan orang terkena anemia.

Cara yang dilakukan untuk mengatasi dampak pembakaran bahan bakar terhadap lingkungan, yaitu :
1) Melarang dan mengurangi penggunaan bensin yang mengandung timbal (Pb)
2) Pemeliharaan alat pembakaran
3) Memperhatikan kualitas bahan bakar dengan menurunkan kadar sulfur
4) Mengganti bahan bakar dengan bahan bakar alternatif nonpetroleum
5) Menggunakan bahan bakar gas alam yang aman lingkungan
6) Memperbaiki mutu kendaraan bermotor
7) Menggunakan tenaga baterai dan tenaga tata surya
8) Penggunaan turbin putar gabungan
9) Memanfaatkan turbi angina dan sel tenaga matahari dengan tingkat pencemaran nol
10) Melakukan penghematan berdasarkan pasar






































DAFTAR PUSTAKA


Sains Kimia 1 SMA/MA Kelas X ( Bab 6 hidrokarbon dan minyak bumi )

Referensi :
www.

Senin, Agustus 24, 2009

Tugas Geografi (Danau dan Rawa)

1.DANAU

Danau adalah sebuah cekungan di muka bumi dimana jumlah air yang masuk lebih besar dari air yang keluar. Danau mendapatkan air dari curahan hujan, sungai, dan air tanah, ketiga sumber tersebut bersama-sama dapat mengisi dan memberikan suplai air pada danau.

Adapun manfaat danau adalah untuk Irigasi, Perikanan, PLTA, Rekreasi, Olahraga, Pelayaran, dan penampungan air untuk mencegah banjir.
Penyebab terjadinya danau adalah sebagai berikut :

a.

Danau Tektonik adalah danau yang terjadi karena gerakan tektonik yang menimbulkan bentuk Slenk/graben (lembah patahan) atau patahan yang diapit oleh horst (puncak patahan) dan mendapat air dalam jumlah yang cukup (air hujan, sungai, mata air).
Contoh: Danau Maninjau, Danau Tempe, Danau Poso dan Danau Tondano.

b.

Danau Vulkanik adalah danau bekas laetusan gunung api menyebabkan cekungan. Apabila dasar cekungan tertutup material vulkan, maka air hujan yang tertampung di puncak gunung menjadi Danau.
Contoh: Danau Maar, Danau Kaldera, Danau Kalimutu, Danau Batur.

c.

Danau Vulkan-Tektonik adalah danau yang terjadi karena gerakan tektonik dan letusan gunung api.
Contoh : Danau Toba.

d.

Danau Gletser adalah danau yang daerah-daerah dahulunya dilalui gletser menjadi kerip dan diisi air. Danau-danau ini hanya terdapat di Amerika Utara, perbatasan Kanada dan Amerika Serikat.
Contohnya : Danau Superior, Danau Michigan.

e.

Danau Dolina adalah danau yang terdapat di daerah icorst dan umumnya berupa danau kecil yang bersifat temporer. Bila di dasar tebing dolina terdapat bahan geluh lempung yang merupakan bahan yang tak tembus air, maka air hujan yang jatuh tertampung di dolina tak dapat terus masuk ke tanah kapur, sehingga terjadilah danau dolina. Danau dolina dapat terjadi juga karena adanya air di dalam tanah kapur tinggi.
Contohnya danau di sekitar gunung kidul.

f.

Danau terbendung adalah danau yang berasal dari aliran lava yang membendung lembah sungai sehingga alirannya tertahan dan akhirnya membentuk danau. Disini termasuk pula danau hasil bendungan manusia yang disebut Waduk, atau dum.
Contohnya : Waduk Jatiluhur, Waduk Saguling dan lain-lain.

g.

Danau yang terjadi dengan sendirinya adalah danau karena permukaan buminya ada yang rendah. Contohnya danau-danau di Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur terdapat di tengah-tengah daerah yang berawa-rawa.

2.RAWA

Rawa adalah daerah di sekitar sungai atau muara sungai yang cukup besar yang merupakan tanah berlumpur dengan kadar air relatif tinggi. Rawa juga dikatakan sebagai genangan air di daratan pada cekungan yang relatif dangkal. Genangan rawa bisa juga terjadi karena terjebak pada suatu daerah cekungan dan lapisan batuan di bawah rawa merupakan batuan yang impermiable.
Manfaat rawa diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Rawa yang terdapat pergantian air tawar dapat untuk areal sawah
2. Rawa yang airnya tidak terlalu asam dapat untuk daerah perikanan
3. Sebagai sumber pembangkit listrik
4. Sebagai objek pariwisata.

Jenis-jenis rawa dibedakan menjadi :

1.

Berdasarkan sifat airnya dibagi menjadi 3:

a.

Rawa Air Tawar
Adalah raw yang airnya tawar karena letaknya di pinggiran sepanjang sungai.

b.

Rawa Air Payau
Adalah rawa yang airnya percampuran antara tawar dan asin, biasanya letaknya di muara sungai menuju laut.

c.

Rawa Air Asin
Adalah rawa yang airnya asin dan letaknya di daerah pasang surut laut.

2.

Berdasarkan keadaan airnya dibagi menjadi 3 :

a.

Rawa yang airnya terlalu tergenang
Adalah rawa yang selalu tergenang airnya, tidak dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, karena lahannya tertutup tanah gambut yang tebal. Di daerah rawa ini sulit terdapat bentuk kehidupan binatang karena airnya sangat asam dengan warna air kemerah-merahan.

b.

Rawa yang airnya tidak selalu tergenang
Adalah rawa yang menampung air tawar dilimpahkan air sungai pada saat air laut pasang dan airnya relatif mengering pada saat air laut surut.

3.

Berdasarkan letaknya dibagi menjadi 3 :

a.

Rawa Pantai
Adalah rawa yang berada di muara sungai. Air pada jenis rawa ini selalu mengalami pergantian karena dipengaruhi oleh pasang surut air laut.

b.

Rawa Pinggiran
Adalah rawa sepanjang aliran sungai, terjadi akibat sering meletupnya sungai tersebut.

c.

Rawa Abadi
Adalah rawa yang airnya terjebak dalam sebuah cekungan dan tidak memiliki pelepasan ke laut. Air hujan yang tertampung dalam rawa hanya dapat menguap tanpa ada aliran yang berarti.

Jumat, Agustus 21, 2009

Tugas Geografi

☺Contoh-contoh Sungai

Sungai berdasarkan sumbernya :
1. Sungai Hujan
Sungai hujan adalah sungai yang sumber airnya berasal dari air hujan yang berkumpul membuat suatu aliran besar. Sungai-sungai yang ada di Indonesia umumnya adalah termasuk ke dalam jenis sungai hujan.
2. Sungai Gletser
Sungai gletser adalah sungai yang sumber airnya berasal dari salju yang mencair berkumpul menjadi kumpulan air besar yang mengalir. Sungai membramo / memberamo di daerah papua / irian jaya adalah salah satu contoh dari sungai gletser yang ada di Indonesia.
3. Sungai Campuran
Sungai campuran adalah sungai di mana air sungai itu adalah pencampuran antara air hujan dengan air salju yang mencair. Contoh sungai campuran adalah sungai digul di pulau papua / irian jaya.

Sungai berdasarkan keadaan airnya :

1. Sungai permanen, sungai yang airnya tetap mengalir sepanjang tahun. Misalnya

Sungai Kapuas di Pulau Kalimantan dan Sungai Musi di Pulau Sumatra.

2. Sungai periodik, sungai yang debit airnya besar pada musim penghujan dan kecil

pada musim kemarau. misalnya sungai-sungai di Pulau Jawa, Pulau Bali, dan Nusa

Tenggara. Di daerah-daerah ini, DAS sudah banyak berubah menjadi daerah

pertanian.

3. Sungai episodik adalah sungai yang pada musim penghujan debit alirannya besar,

sedangkan pada musim kemarau kecil bahkan sungainya kering. Sungai jenis ini banyak

terdapat di daerah yang musim kemaraunya sangat panjang. DAS-nya pun terlampau

kritis. Misalnya, Sungai Kalada di Pulau Sumbawa dan Sungai Melolo di Pulau Sumba.

Sungai berdasarkan arah alirannya :

Sungai berdasarkan arah alirannya :

1. Sungai konsekuen (K) adalah sungai yang alirannya mengikuti kemiringan batuan.Contohnya di daerah Kalimantan Selatan

2. Sungai subsekuen (S) adalah sungai yang arah alirannya sejajar dengan jurusa lapisan batuan.Contohnya sungai Bengawan Solo

3. Sungai obsekuen (O) adalah sungai yang arah alirannya berlawanan dengan arah kemiringan lapisan batuan.Contohnya sungai di Papua

4. Sungai resekuen (R) adalah sungai yang arah alirannya searah dengan sungai konsekuen dan alirannya masuk ke sungai subsekuen.Contohnya sungai yang ada di Papua

5. Sungai insekuen (I) adalah sungai yang arah alirannya miring terhadap sungai konsekuen atau jurus batuan.

Bagian-bagian Sungai dan Ciri-cirinya
Bagian-bagian dari sungai bisa dikategorikan menjadi tiga, yaitu bagian hulu, bagian tengah dan bagian hilir.

  1. Bagian Hulu
    Bagian hulu memiliki ciri-ciri: arusnya deras, daya erosinya besar, arah erosinya (terutama bagian dasar sungai) vertikal. Palung sungai berbentuk V dan lerengnya cembung (convecs), kadang-kadang terdapat air terjun atau jeram dan tidak terjadi pengendapan.
  2. Bagian Tengah
    Bagian tengah mempunyai ciri-ciri: arusnya tidak begitu deras, daya erosinya mulai berkurang, arah erosi ke bagian dasar dan samping (vertikal dan horizontal), palung sungai berbentuk U (konkaf), mulai terjadi pengendapan (sedimentasi) dan sering terjadi meander yaitu kelokan sungai yang mencapai 180° atau lebih.
  3. Bagian Hilir
    Bagian hilir memiliki ciri-ciri: arusnya tenang, daya erosi kecil dengan arah ke samping (horizontal), banyak terjadi pengendapan, di bagian muara kadang-kadang terjadi delta serta palungnya lebar.

☺Cara menjaga kelestarian DAS antara lain tidak menggunduli hutan/tanaman-tanaman di areal DAS.Cara lainnya yaitu tidak mendirikan bangunan di areal DAS sebagai tempat pemukiman atau keperluan lainnya.

☺Kerusakan DAS dapat terlihat dari adanya tanda-tanda yang berupa:

a. Lingkungan DAS semakin bertambah gundul, dan

b. Di sekitar DAS menjadi tempat pemukiman penduduk yang padat.

Selain itu gejala alam yang akan terjadi bila DAS rusak adalah:

a. air sungai meluap, sering terjadi banjir,

b. akan terbentuk delta sungai, dan

c. dataran pantai (tempat bermuaranya sungai) bertambah luas.

Pemanfaatan Perairan Darat

Perairan darat antara lain dapat kita manfaatkan untuk kepentingan sumber air minum,

sumber tenaga, irigasi, perikanan darat, transportasi, bahan baku industri, rekreasi dan

olahraga air.

a. Air Minum

Air yang kita minum sehari-hari baik yang berasal dari air sumur, air PAM, air danau

atau sungai dan lain-lain merupakan bagian dari perairan darat.

b. Sumber tenaga (energy)

Perairan darat dapat kita manfaatkan sebagai sumber tenaga, misalnya untuk

pembangkit listrik tenaga air dan sebagai sarana transportasi.

c. Irigasi

Perairan darat dapat kita manfaatkan sebagai sarana irigasi. Dengan demikian kita

dapat melakukan berbagai usaha pertanian dan perkebunan.

d. Perikanan Darat

Berbagai usaha produksi perikanan darat (seperti ikan mas, lele, belut, nila dan lainlain)

dapat kita jalankan berkat adanya sistem perairan darat. Majunya usaha

perikanan darat di samping meningkatkan penghasilan juga meningkatkan kualitas

gizi masyarakat.

e. Sarana Transportasi

Sistem perairan darat dapat dimanfaatkan sebagai sarana transportasi. Contohnya

banyak sungai-sungai di pulau Kalimantan dan Sumatera yang dimanfaatkan sebagai

sarana transportasi.

f. Bahan baku industri

Pemanfaatan air sebagai bahan baku industri misalnya dalam memproduksi listrik

tenaga air. Contoh lainnya PT. Inalum di Sumatera Utara memanfaatkan air sungai

Asahan dalam proses produksi aluminiumnya.

g. Rekreasi

Waduk-waduk, rawa, danau ataupun sumber-sumber air panas merupakan tempat

yang dapat kita jadikan sebagai sarana rekreasi yang menarik.

h. Olah raga air

Sistem perairan darat dapat dimanfaatkan sebagai sarana olah raga seperti renang,

selam, kano dan lain-lain.

Tugas Ekonomi Q

UANG

Dari jaman dahulu masyarakat sudah mengetahui mengenai perdagangan, diawali dari perdagangan dengan cara barter dan sampai saat ini orang sudah mendapatkan alat bantu yang disebut uang dalam memudahkan pertukaran.
Uang yang dimiliki tiap negara berbeda-beda dan mempunyai nilai. Dengan memiliki nilai, maka dapat diukur perbandingan mata uang tiap-tiap negara.

Beberapa ahli mendefinisikan uang sebagai berikut:
Uang adalah sebagai alat tukar (A.C. Pigou), yang dapat diterima dalam pembayaran untuk mendapatkan barang-barang (D.H. Robertson) dan pembelian jasa serta kekayaan berharga lainnya dan dapat digunakan untuk pembayaran utang (R.G. Thomas).

Secara umum uang dapat diartikan sebagai benda yang disetujui masyarakat sebagai alat perantara dalam kegiatan tukar menukar barang dan jasa, dan sebagai alat penghitung kekayaan.

Berdasarkan pengertian mengenai uang, maka kita dapat mengetahui syarat suatu benda dapat dijadikan uang, yaitu:

  1. dapat diterima oleh masyarakat umum (acceptability)
  2. tidak mengalami perubahan dan tidak cepat rusak (durability)
  3. nilainya tidak mengalami perubahan dalam jangka waktu yang lama (stability of value)
  4. praktik dan mudah dibawa kemana-mana (portability)
  5. mudah dibagi-bagi tanpa mengurangi nilai (divisibility)
  6. kualitasnya relatif sama (uniformity)
  7. jumlahnya terbatas dan tidak mudah dipalsukan (scarcity)

Permintaan dan Penawaran

1. Permintaan Uang

Permintaan terhadap uang dapat diartikan sebagai penetapan nilai uang yang dapat diperoleh untuk mendapatkan sejumlah barang dan jasa.

Contoh, pada tahun 1998 sebelum krisis moneter dengan mengeluarkan sejumlah uang Rp. 5000, kita dapat memperoleh 2 kg beras. Tetapi saat sekarang, dengan jumlah uang yang sama kita hanya dapatkan 1 kg beras dengan kualitas beras yang sama.

Naik turunnya harga barang disebabkan oleh:

  • nilai barang
  • nilai uang

apabila semua harga barang mengalami perubahan, maka dapat dikatakan nilai uang yang berubah.

Perubahan nilai uang dapat dijelaskan dengan menggunakan teori jumlah (teori kuantitas, Marshall) yaitu: adanya keseimbangan antara jumlah uang yang beredar dengan berbagai faktor yang ikut mempengaruhinya.

Faktor yang mempengaruhi meliputi:

  1. kecepatan peredaran uang kartal dan giral
  2. lamanya uang tersimpan
  3. jumlah pendapatan nasional.

Sehingga teori kuantitas dirumuskan: M = k.PT

M = jumlah uang yang beredar
PT = jumlah nilai transaksi (pendapatan nasional)
k = konstanta

Dari teori Marshall dapat dicontohkah:
Bila Indonesia memiliki pendapatan nasional sejumlah Rp. 888 triliun, bila masyarakat secara umum memegang uang sejumlah 45% dari jumlah transaksi tiap tahunnya, maka jumlah uang yang beredar = 45% x Rp. 888 triliun = Rp. 399,6 triliun.
Dan diketahui sasaran pertumbuhan ekonomi (T) ditetapkan 20% dan tingkat inflasi optimal 5%, maka tingkat kenaikan jumlah uang (M) = 20% + 5% = 25%
Maka jumlah uang yang dibutuhkan:

M = 45% x (Rp. 888 triliun + 25% x Rp. 888 triliun )
= 0,45 x 1.110 triliun
= Rp. 499,5 triliun

T dan k dianggap relatif tetap, karena:
- T tergantung pada kapasitas produksi nasional
- k tergantung pada kebiasaan pembayaran di masyarakat

2. Penawaran Uang

Penawaran atas uang dapat diartikan, jumlah semua uang yang beredar dalam satu sistem perekonomian. Jumlah uang yang beredar dapat dibedakan atas:

  • kewajiban sistem moneter yang terdiri atas uang kartal dan uang giral

kewajiban sistem moneter yang terdiri atas uang giral (rekening giro, kiriman uang, simpanan berjangka dan tabungan), uang kartal, uang kuasi.

Uang kuasi adalah sejenis uang yang salah satu fungsinya sebagai alat pembayaran sementara yang tertunda. Contoh: tabungan berjangka (time deposit) dan tabungan (saving deposit) pada lembaga keuangan bukan bank.

Jumlah Uang yang Beredar

Di dalam kehidupan masyarakat, jumlah uang yang beredar ditentukan oleh kebijakan dari bank sentral untuk menambah atau mengurangi jumlah uang melalui kebijakan moneter. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang yang beredar adalah:

  1. Kebijakan Bank Sentral berupa hak otonom dan kebijakan moneter (meliputi: politik diskonto, politik pasar terbuka, politik cash ratio, politik kredit selektif) dalam mencetak dan mengedarkan uang kartal.
  2. Kebijakan pemerintah melalui menteri keuangan untuk menambah peredaran uang dengan cara mencetak uang logam dan uang kertas yang nominalnya kecil.
  3. Bank umum dapat menciptakan uang giral melalui pembelian saham dan surat berharga.
  4. Tingkat pendapatan masyarakat
  5. Tingkat suku bunga bank
  6. Selera konsumen terhadap suatu barang (semakin tinggi selera konsumen terhadap suatu barang maka harga barang tersebut akan terdorong naik, sehingga akan mendorong jumlah uang yang beredar semakin banyak, demikian sebaliknya)
  7. Harga barang
  8. Kebijakan kredit dari pemerintah

Dari beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka kita dapat melihat hal apa saja yang mempengaruhi permintaan uang, yaitu:

  1. besar kecilnya pembelanjaan negara yang berkaitan dengan pendapatan nasional.
  2. cepat lambatnya laju peredaran uang
  3. motif memiliki uang tunai, J.M Keynes dalam teori liquidity preference: motif transaksi (transaction motive), motif berjaga-jaga (precautionary motive), motif spekulasi (speculative motive)

Bila ada hal yang mempengaruhi permintaan uang, berarti ada hal yang mempengaruhi penawaran uang juga, yaitu:

  1. tinggi rendahnya tingkat bunga
  2. tingkat pendapatan masyarakat
  3. jumlah penduduk
  4. keadaan letak geografis
  5. struktur ekonomi masyarakat
  6. penguasaan iptek
  7. globalisasi ekonomi

Kebijakan pemerintah terhadap jumlah uang yang beredar di masyarakat dilakukan dengan cara:

  1. pengendalian tingkat bunga melalui politik diskonto.
  2. menarik atau menambah jumlah uang yang beredar melalui politik pasar terbuka dengan cara membeli atau menjual surat-surat berharga.
  3. pemotongan nilai mata uang melalui kebijakan sanering yang dilakukan bank sentral
  4. melakukan revaluasi/devaluasi.

Dari sisi politik kebijakan moneter dapat dibedakan atas:

  1. Politik Uang Ketat (Tight Money Policy)
  • peningkatan suku bunga (discount policy)
  • penjualan SBI (open market policy)
  • peningkatan cadangan kas (cash ratio)
  • pengetatan pemberian kredit
  1. Politik Uang Longgar ( Easy Money Policy)
  • penurunan tingkat suku bunga
  • pembelian SBI
  • penurunan cadangan kas
  • pemberian kredit longgar

Standar Moneter

Standar moneter adalah benda yang ditetapkan sebagai objek pembanding atau nilai dalam jumlah satuan tertentu dan dalam waktu tertentu sebagai alat kesatuan hitung.
Standar mata uang yang digunakan dapat berupa logam atau kertas.

1. Standar Uang Logam (Metal Standard)

Apabila logam tertentu, baik emas atau perak digunakan sebagai standar keuangan negara. Standar logam dibedakan atas:

  • standar emas tunggal(monometalism), menggunakan emas atau perak sebagai standar keuangan
    Standar emas tunggal terbagi: 1. standar emas tulen (pure gold standard), uang emas dan uang kertas yang beredar; 2. standar inti emas (gold bullion standard), uang perak & uang kertas yang beredar ; 3. standar wesel (gold exchange standard), emas & wesel dari negara yang berstandar
  • sistem standar kembar (bimetallism), menggunakan emas dan perak sebagai dasar keuangan negara dan perbandingan keduanya (Thomas Gresham dalam teorinya the bad money always drives out good money; uang yang nilai bahannya rendah akan mendesak nilai bahan yang lebih tinggi, sehingga uang logam yang nilai bahannya tinggi akan disimpan orang) ditetapkan oleh undang-undang
  • sistem standar pincang, bila emas digunakan sebagai dasar keuangan dan perak sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi masyarakat tidak bisa bebas mencetaknya.

2. Standar Kertas (Ametalism)

Uang kertas berlaku sebagai alat pembayaran yang sah. Di dalam suatu negara beredar uang kertas dalam jumlah yang tidak terbatas dan uang tersebut tidak bisa ditukar dengan emas.

Kelebihan dan kekurangan dari sistem standar moneter

1. Sistem standar tunggal

Kelebihan

kekurangan

- memiliki nilai penuh (full bodied money)

- sangat tergantung pada satu jenis logam
saja

- adanya kebebasan untuk membuat dan
melebur uang

- logam emas/perak jumlahnya terbatas

- tiap orang boleh menimbun emas/perak

- kesulitan dalam menentukan jumlah
uang yang beredar secara pasti

- uang yang beredar dapat langsung ditukar
dengan emas yang dipakai sebagai
jaminannya

- di setiap daerah memiliki kadar
emas/perak berbeda sehingga perlu
disesuaikan

2. Sistem standar kembar

Kelebihan

Kekurangan

- ada dua logam yang dipergunakan sebagai
standar keuangan negara

- menghilangkan kepercayaan masyarakat terhadap
uang

- uang yang beredar dan bisa bergantian dan
diatur undang-undang

- berlakunya hukum Gresham, uang logam yang
bermutu rendah ada di peredaran akan terdesak
dengan uang logam yang bermutu tinggi

- nilai uang tidak ditentukan oleh undang-
undang, tetapi ditentukan oleh nilai yang
ada di pasar

- uang logam yang bernilai tinggi susah diperoleh di
peredaran

- tiap orang dapat membuat dan melebur uang

- bila berlaku standar kembar alternatif, hanya salah
satu standar logam yang berlaku

3. Sistem standar kertas

Kelebihan

Kekurangan

- kepercayaan kepada pemerintah sangat
besar

- adanya kemudahan untuk pemalsuan

- uang dipertanggungjawabkan oleh
pemerintah melalui bank peredaran

- uang yang beredar tidak dapat ditukar dengan
jaminan yang disimpan di bank peredaran

- uang yang beredar dapat dihitung secara
kuantitatif dan kualitatif

- nilai uang selalu berubah-ubah

- penghematan terhadap logam mulia

- dari kualitas bahan, cepat rusak/robek ataupun
lusuh

- biaya pembuatannya lebih murah dan lebih
elastis dalam persediaan.

- menuntut pemerintah selalu mengontrol stabilitas
keuangan

Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidur rakyat banyak.

Dari pengertian di atas dapat dijelaskan secara lebih luas lagi bahwa bank merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang keuangan, artinya aktivitas perbankan selalu berkaitan dalam bidang keuangan.

Fungsi utama dari bank adalah menyediakan jasa menyangkut penyimpanan nilai dan perluasan kredit. Evolusi bank berawal dari awal tulisan, dan berlanjut sampai sekarang di mana bank sebagai institusi keuangan yang menyediakan jasa keuangan. Sekarang ini bank adalah institusi yang memegang lisensi bank. Lisensi bank diberikan oleh otoriter supervisi keuangan dan memberikan hak untuk melakukan jasa perbankan dasar, seperti menerima tabungan dan memberikan pinjaman.

Kata bank berasal dari bahasa Italia banca atau uang. Biasanya bank menghasilkan untung dari biaya transaksi atas jasa yang diberikan dan bunga dari pinjaman.